Kamis, 29 September 2011

Curhatan Subuh-Subuh

Entah ini kebetulan atau memang kebiasaan. Setiap akan berjauhan kembali dengannya, saya selalu tidak bisa tidur. Padahal, ini bukan yang pertama. Berkali-kali saya mencoba memejamkan mata dan tertidur, tapi selalu gagal.
Oke, di liburan tahun 2011 ini saya dan ogha lebih banyak bertemu. Di liburan awal tahun dan, sekarang, libur semester dan libur lebaran. 4 bulan sudah waktu kami bersama. Tiga bulan di Sampit dan satu bulan di Jogja. Tapi selalu saja tidak menyenangkan jika waktu berpisah itu semakin di depan mata. Oke, kurang dari seminggu lagi saya akan kembali ke kota kecil kami, di mana kami bertemu. Sampit.

Saya sudah dan selalu berusaha mensugestikan diri jika kami akan baik-baik saja (seperti biasanya) ketika jarak antarpulau ini memisahkan kami sementara. Sementara saja. Tapi, ah, saya terlanjur nyaman dengan dua 4 bulan ini. Berjauhan kembali sama artinya dengan beradaptasi kembali. Paling tidak, dalam minggu-minggu pertama.

Tidak mudah membiasakan diri kembali jika setiap hari melihat dia. Ditambah lagi kegiatan saya yang tidak lagi seperti kuliah dulu.

Ini adalah kuliah tahun ketiganya. Perkuliahan pasti semakin padat. Kabar baiknya, kuliahnya tinggal beberapa semester lagi. Saya selalu mendoakan dan mendukung apa yang sekarang dia tempuh. Hey, ini untuk masa depan, bukan?

Berpikir positif seperti itu membuat saya lega dan menjalani ini dengan lebih ringan pula. Apa yang saya dan dia jalani saat ini nantinya untuk masa depan. Insya Allah.

Curhatan begini biasanya membuat saya berubah menjadi sangat mellow apalagi jika ini ditulis jam 2 pagi.

Baiklah, cintaku, ini bukan hal yang menyenangkan saat kita harus berpisah kembali, tapi kita pasti bisaaaaa.. Tetap semangaaaaaaaaaattttttt... \:D/
I luv u, My Gha... :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar