Aku rindu. Itu pasti.
Rindu ini semakin banyak, menumpuk, bertambah dari hari ke hari. Jika diibaratkan, ini seperti kotoran di air, yang jika didiamkan akan mengendap. Tapi jika air dikacaukan, dia akan muncul kembali ke permukaan. Dia selalu ada mengikut air..
Tentu saja, aku tidak berniat membersihkan air ini, apalagi kotorannya. Aku ingin dia terus menjadi kotoran di airmu. Semakin banyak,mengendap, muncul sesekali, mengendap lagi, dan muncul kembali. Begitu seterusnya.
Dia selalu ada, walau mengendap. Jauh di bawah sana...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar