Beberapa teman tak henti menanyakan kabarmu. Padahal mereka tau, kita sudah tidak lagi ada.
Jika namamu yang disebut, otak saya langsung mengingat kopi dan coklat. Mungkin juga pantai. Kita pernah beberapa kali bersama di sana, kan?
Kemarin, ketika di perjalanan menuju pantai, di mobil berulang lagu itu. Lagu yang pernah saya nyanyikan ketika memeluk punggungmu.
Saya bilang "lagu ini buat kamu".
Kamu yang kala itu menjawab "emang artinya apa?"
Semuanya mengalir.. sampai saya ingat detil-detil kecil. Bahkan aroma tubuhmu ketika dipeluk, saya ingat.
Perjalanan ini pasti berakhir.
Entah kapan, saya yakin badanmu tak melulu kuat dan akan lelah.
kamu pasti ingin pulang.
PS:
Jika kamu pulang, jangan lupa ketuk pintu dan ucap salam.
I love you.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar